Bacaan Istighosah lengkap Arab dan Latin

Posted on

Bacaan Istighosah lengkap Arab dan Latin – Pada artikel kali ini tentang bacaan istighosah lengkap, yaitu bacaan huruf arab dan latin nya. Sahabat alquran.id juga dapat mendownload bacaan dzikir istighosah ini karena disediakan juga dzikir dan doa istighosah dalam format file mp3, pdf maupun file document nya.

Lalu bagaimanakah tata cara melakukan istighosah ini? walaupun dikalangan kaum muslimin bisa jadi cara melakukanya berbeda-beda.

Pengertian Istighosah

bacaan istighosah lengkap arab dan latin

Kata “istighotsah” berasal dari “al-ghouts  الغوث yang berarti pertolongan.  Dalam tata bahasa Arab kalimat yang mengikuti pola (wazan) “istaf’ala’ atau “istif’al” menunjukkan arti permintaan atau permohonan. 

Maka istighotsah berarti meminta pertolongan. Seperti kata ghufron yang berarti ampunan ketika diikutkan pola istif’al menjadi istighfar yang berarti memohon ampunan. 

Jadi istighotsah berarti “thalabul ghouts” atau meminta pertolongan

Istighotsah adalah doa bersama yang bertujuan memohon pertolongan dari Allah SWT. Inti dari kegiatan ini sebenarnya dzikrullah dalam rangka taqarrub illa Allah (mendekatkan diri kepada Allah )

Para ulama membedakan antara istghotsah dengan “istianah” استعانة ,meskipun secara kebahasaan makna keduanya kurang lebih sama. Karena isti’anah juga pola istif’al dari kata “al-aun” العون  yang berarti “thalabul aun” العون طلب yang juga berarti meminta pertolongan. 

Istighotsah adalah meminta pertolongan ketika keadaan sukar dan sulit. Istighosah termasuk do’a. Namun do’a sifatnya lebih umum karena do’a mencakup isti’adzah (meminta perlindungan sebelum datang bencana) dan istighosah (meminta dihilangkan bencana).

Hukum Istighosah

Istighotsah sebenamya sama dengan berdoa akan tetapi bila disebutkan kata istighotsah konotasinya lebih dari sekedar berdoa, karena yang dimohon dalam istighotsah adalah bukan hal yang biasa biasa saja. Oleh karena itu, istighotsah sering dilakukan secara kolektif dan biasanya di mulai dengan wirid-wirid tertentu, terutama istighfar, sehingga Allah SWT berkenan mengabulkan permohonan itu.

Dalam hal hubungannya dengan dzikir dan doa’ serta faedahnya di dalam Al Qur’an, Allah SWT. berfirman :

hukum istighosah

Artinya : 

“karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku” 

(Q.S Al Baqarah:152).

hukum istighosah

Artinya : 

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya” 

(Q.S Al Ahzab:41).

 

Berdoa adalah amaliah yang sangat dianjurkan bahkan di perintahkan dalam Islam. Banyak ayat al-Qur’an yang menjelaskan perintah agar umat Islam (banyak) berdoa.

Artinya : 

“dan Tuhanmu berfirman: “Berdoa lah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam Keadaan hina dina”.(Q.S Al Mu’min:60)

Sejarah Istighosah

bacaan istighosah lengkap

Istighotsah ini mulai banyak dikenal oleh masyarakat khususnya kaum Nahdliyyin baru pada tahun 1990 an. 

Di Jawa Timur, ulama yang ikut mempopulerkan istighotsah adalah Almarhum KH Imron Hamzah (Rais Syuriyah PWNU Jatim waktu itu). Namun di kalangan murid Thariqah, khususnya Thariqah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah, Isighotsah ini sudah lama dikenal dan diamalkan. 

Bacaan istighotsah yang banyak diamalkan oleh warga Nahdliyyin ini, bahkan sekarang meluas ke seluruh penjuru negeri sebenarnya disusun oleh KH Muhammad Romly Tamim, seorang Mursyid Thariqah Qadiriyah wan Naqsyabandiyah, dari Pondok Pesantren Rejoso, Peterongan, Jombang.

Hal ini dibuktikan dengan kitab karangan beliau yang bernama Al-Istighatsah bi Hadrati Rabb al-Bariyyah” (tahun 1951) kemudian pada tahun 1961 diterjemah ke dalam bahasa Jawa oleh putranya KH Musta’in Romli.

Muhammad Romly Tamim, adalah seorang Kiai yang sangat alim, sabar, sakhiy, wara’, faqih, seorang sufi murni, seorang Mursyid Thariqah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah, dan pengasuh Pondok Pesantren Darul’Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang. 

Di antara murid-murid beliau yang terkenal dan menjadi Kiai besar ialah KH. Muhammad Abbas (Buntet Cirebon), KH. Muhammad Utsman Ishaq (Sawahpuluh Surabaya), KH. Shonhaji (Kebumen), KH. Imron Hamzah (Sidoarjo). 

Muhammad Romly Tamim, disamping seorang mursyid, beliau juga kreatif dalam menulis kitab. 

Di antara kitab-kitab karangannya ialah: 

  • al-Istighotsah bi Hadrati Rabbil-Bariyyah, 
  • Tsamratul Fikriyah, 
  • Risalatul Waqi’ah, 
  • Risalatush Shalawat an-Nariyah. 

Beliau wafat di Rejoso Peterongan Jombang pada tanggal 16 Ramadlan 1377 H atau tanggal 6 April 1958 M.

Keutamaan dan Manfaat istighosah

Manfaat Membaca Istighosah Syaikh Abdul Wahhab Asy-Sya’rani dalam bukunya Berselimut Cahaya Tuhan, menjelaskan tentang faedah berzikir serta riwayat yang menganjurkanya, 

Ketahuilah bahwa faedah-faedah melakukan dzikir tidak terbatas, karena orang yang berdzikir menjadi teman duduk Allah yang tidak melihat perantara antara dirinya dengan tuhanya. 

Manfaat do’a dan zikir (mengingat Allah SWT) sangat banyak, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Mendatangkan keridhoan Allah SWT. 
  2. Mengusir syaitan, menundukkan, dan mengenyahkannya. 
  3. Menghilangkan kesedihan dan kemuraman hati. 
  4. Mendatangkan kegembiraan dan ketentraman (di dalam) hati. 
  5. Melapangkan rizki. 
  6. Menumbuhkan perasaan bahwa dirinya diawasi Allah, sehingga mendorongnya untuk selalu berbuat kebajikan.
  7. Takbir, tasbih, tahmid, dan tahlil yang diucapkan hamba saat berzikir akan mengingatkannya saat dia ditimpa kesulitan. 
  8. Malaikat akan selalu memintakan ampunan kepada Allah bagi orang orang yang berzikir. 
  9. Orang yang berzikir (mengingat Allah) senantiasa merasa dekat dengan-Nya dan Allah bersamanya.

Bacaan Doa istighosah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

الفَاتِحَة   x1

(Surat Al-Fatihah)

أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ   x3

Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ   x3

Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk menjalankan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah

أللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ   x3

 Ya Allah. Limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya

لَا إلهَ إلَّا أنْتَ سُبْحَانَكَ إنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ   x40

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim

 يَا اَللهُ يَا قَدِيْمُ x33

Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permualaan

يَا سَمِيْعُ يَا بَصِيْرُ  x33

Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat

يَا مُبْدِعُ يَا خَالِقُ x33

Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta

يَا حَفِيْظُ يَا نَصِيْرُ يَا وَكِيْلُ ياَ اللهُ  x33

Wahai Dzat yang memelihara dari keburukan dan kebinasaan, wahai Dzat Yang Maha Menolong, wahai Dzat yang menjamin rizki para hamba dan mengetahui kesulitan-kesulitan hamba, ya Allah

يا حي يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أسْتَغِيْثُ  x33

Wahai Dzat Yang Hayati, yang terus menerus mengurus makhluknya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan-MU

يَا لَطِيْفُ  x41

Wahai Dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ إنَّهُ كَانَ غَفَّارًا  x33

Aku mohon ampung kepada Allah Yang Maha Agung, sunggu Allah Dzat Yang Maha Pengampun

أللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِي أدْرِكْنِي

يَا اَللهُ  x3

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sungguh tidak ada daya dan upayaku maka tolonglah kami, Ya Allah Ya Allah Ya Allah

 

Mohon Berikan Penilaian

0 / 5 5
Gravatar Image
Assalamualaikum, Berusaha untuk istiqomah Belajar Alquran dan Mengajarkan Alquran, Penulis, Berusaha melakukan terbaik. Distributor Metode Rubaiyat Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *