7+ Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang Tua – Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang diperintahkan Allah kepada kita sebagai seorang muslim dan merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan Allah terhadap setiap umat-Nya.

Seorang anak, sudah selayaknya berbakti kepada orangtua yang sudah melahirkan, mendidik, serta merawatnya. Bahkan, kebaikan yang kita beri kepada orangtua tak akan pernah sebanding dengan pengorbanan yang telah mereka lakukan selama ini.

Berikut ini adalah kumpulan hadis dan ayat alquran tentang kewajiban berbakti kepada kedua orang tua.

Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang tua

Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang tua

Doa Untuk Kedua Orang Tua

Berdoa untuk kedua orang tua adalah hal yang utama, dn merupakan bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya. Dan bagi orang tua tentunya sangat berharaf agar anak-anaknya mendoakan mereka. Doa adalah salah satu kebaikan yang senantiasa terus mengalir walau orang tersebut sudah meninggal dunia.

1# Bacaan doa untuk kedua orang tua

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Allahumma fighr lii wa lidayya warhamhuma kama robbayanii shoghiiraa

Artinya :

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berikahlah kasih sayang mu kepada mereka berdua seperti mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku masih kecil.

Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang tua

Berikut ini adalah ayat-ayat alquran tentang kewajiban seorang muslim kepada kedua orang tuanya.

#2 Berbuat baik dan bersyukur kepada orang tua

Hadis Dan Ayat Alquran Tentang Berbakti Kepada Orang tua

Allah SWT memerintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua, juga memerintahkan untuk bersyukur kepada keduanya.

Dengan perintah Allah SWT ini menjadi sebuah kewajiban untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua.

Allah Berfirman di surat luqman : 14

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

wa waṣṣainal-insāna biwālidaīh, ḥamalat-hu ummuhụ wahnan ‘alā wahniw wa fiṣāluhụ fī ‘āmaini anisykur lī wa liwālidaīk, ilayyal-maṣīr

Artinya :

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.

Seorang anak yang durhaka terhadap ibu atau bapaknya tidak akan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Hadits tentang berbakti kepada kedua orang tua juga diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi yang berbunyi:

“Ridho Allah itu tergantung ridho kedua orang tua dan murka Allah juga tergantung kepada murka kedua orangtua.” (HR. Tirmidzi).

#3 Berkata lemah lembut kepada kedua orang tua

Bentuk bakti seorang anak yang lain adalah dengan berkata-kata lembut kepada kedua orang tuanya. Hal ini seperti yang Allah SWT perintahkan dalam Alquran surat Al Isra ayat 23

yaitu:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

wa qaḍā rabbuka allā ta’budū illā iyyāhu wa bil-wālidaini iḥsānā, immā yabluganna ‘indakal-kibara aḥaduhumā au kilāhumā fa lā taqul lahumā uffiw wa lā tan-har-humā wa qul lahumā qaulang karīmā

Artinya :

Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia(Allah) dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

Inisesuai dengan hadis nabi, bahyasanya salah satu dosa besar adalah durhaka kepada orang tua

Jika tidak taat kepada kedua orang tua adalah termasuk dosa terbesar. “Dosa-dosa besar yang paling besar adalah: syirik kepada Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, dan perkataan dusta atau sumpah palsu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

#4 Menolak Dengan CaraYang Baik Ajakan Orang Tua Untuk Bermaksiat Kepada Allah

Ketia orang tua mengajak kitauntuk bermaksiatkepa Allah, yaitu dengan menyekutukan Allah maka seorang anakk wajib untuk tidak mentaatinya. Akan tetapi Allah SWT memerintahkan kepada anak tersebut untuk tetap berbuat baik kepada orang tuanya.

Dalam kehidupan sehari hari, misalnya orang tua yang kafir menyuruh anaknya untuk mengikuti jalan kekafiran, maka anak tersebut wajib menolak permintaan kedua orangtuanya. Dan sebagai anak harus tetap berbuat baik kepada orang tuanya sambil berdoá untuk diberikan hidayah kepada orang tua.

QS Luqman : 15

وَان جَـٰهَدَاكَ عَلَىٰۤ أَن تُشۡرِكَ بِی مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمࣱ فَلَا تُطِعۡهُمَاۖ وَصَاحِبۡهُمَا فِی ٱلدُّنۡیَا مَعۡرُوفࣰاۖ وَٱتَّبِعۡ سَبِیلَ مَنۡ أَنَابَ إِلَیَّۚ ثُمَّ إِلَیَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

#5 Berbuat Baik Kepada Ibu Lebih Diutamakan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ صَحَابَتِى قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « ثُمَّ أَبُوكَ »

Artinya: “Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu.’ Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ayahmu’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikianlah artikel tentang hadis dan ayat alquran tentang berbakti kepada orang tua, semoga Allah SWT memmudahkan kita semua untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.


Apakah Artikel ini brmanfaat?

Berikan Penilaian

Rate Rata-rata 5 / 5. Dari 1

Kamu Belum berikan Rating ya