Bukti Kebenaran Alquran – Bukti Ilmiah

Bukti Kebenaran Alquran

Sahabat belajaralquran.id Untuk menguji kebenaran alquran dapat dilakukan melalui pendekatan ilmiah pada Quran sangatlah dimungkinkan dalam membuktikan bahwa alquran ini adalah kitab yang benar. Oleh karena itu pada artekel kali ini kita akan coba melihat bukti bukti kebenaran alquran

Itu karena  Quran menawarkan sesuatu yang tidak ditawarkan oleh kitab suci agama lainnya , khususnya, yang berkaitan dengan gagasan atau ide-ide yang berkaitan tata kehidupan manusia.

Di era modern seperti sekarang ini, Ada banyak orang yang memiliki gagasan, ide dan beragam teori, termasuk juga teori tentang bagaimana alam semesta bekerja.

Orang-orang ini ada di seluruh penjuru dunia dengan mudah mengakses konsep konsep ini walau mereka berada di tempat yang berbeda beda.

Kita pun bisa menanggapinya, merespon positif atau negatif, jadi pengikut atau mengkritik, atau hanya sekedar mendengar saja.

Dalam komunitas ilmiah bahkan tidak repot-repot untuk mendengarkan konsep-konsep, karena sekarang ini gagasan dapat di uji dengan apa yang disebut ” ujian pemalsuan”.

 

Contoh bukti kebenaran alquran

belajar alquran

 

Para Ilmuan biasanya menuntut sebuah  ujian pemalsuan  dalam membuktikan kebenaran sebuah ide atau gagasan. – termasuk juga tentunya klaim kebenaran alquran.

Dengan mengatakan,

Jika Anda memiliki teori, jangan ganggu kami dengan itu, kecuali jika Anda memiliki cara yang dapat membuktikan apakah Anda salah atau tidak
.

Dengan Tes seperti itulah, mengapa para ilmuan masih mendengarkan teori yang disampaikan Einstein. Bahkan teori tentang relativitas masih dipegang hingga akhir abad ini.

Eisten mengatakan :
“Saya percaya alam semesta bekerja seperti ini; dan berikut adalah tiga cara untuk membuktikannya apakah saya salah ! ”

Jadi Einstein datang dengan teori baru, dan memberikan tantangan kepada kita semua untuk membuktikan bahwa teori yang dibawa nya salah.

Realitanya para ilmuan tunduk dengan teori yag disampai Einstein, hal ini karena ilmuan tersebut sudah melakukan tes dan tes yang dilakukan tidak dapat membutikan bahwa teori ini salah.

Sahabat-sahabat semua,  Tentu saja, ini tidak membuktikan bahwa dia Hebat, tapi ini membuktikan bahwa dia pantas didengarkan ,

karena dia berkata, “Inilah idenya; dan jika Anda ingin mencoba buktikan aku salah, lakukan ini atau coba itu.”

Kebenaran Alquran dan Tes kepalsuan

Sahabat belajaralquran.id Dalam Alquran ternyata memiliki konsep tes pemalsuan ini.

Alquran memiliki contoh yang sempurna untuk menguji kebenaran yang diklaim Alquran, sekaligus ini merupakan bukti dari kebenaran alquran.

Dimana itu ?
Dalam surat Annisa ayat 82

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا

Maka tidakkah mereka menghayati(merenungi) Al Quran? Sekiranya Al Quran itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya

Ini adalah sebuah tantangan bagi orang yang tidak mempercayai Alquran.

Dapatkan pertentangan dalam alquran,  walau hanya 1 ayat saja untuk membuktikan kebenaran alquran  – sebuah bukti kebenaran alquran – ini. Sebagai catatan, Al-quran ini diturunkan selama 23 tahun ber ansur-ansur.

Amazing ..

Sebuah buku dibuat  selama 23 tahun  yang disampaikan oleh orang yang tidak bisa baca tulis.. kemudian memberi tantangan .. bahwa tidak ada pertentangan satu dengan lainya, walau 1 ayat saja.

Uji kepalsuan untuk membuktikan kebenaran alquran ini ternyata sudah banyak orang yang mencoba nya.

Contoh kebenaran alquran dan ayat-ayat kontradiksi

Dalam sebuah blog, saya menemukan pertanyaan dari seorang non-muslim:

Satu masa di hadapan Tuhan itu kadarnya sama dengan 1.000 tahun atau 50.000 tahun ?

Tujuan penanya pasti menggugat tiga ayat Al-Qur’an  yang dianggap kontradiktif, yaitu surat Al-Ma’arij 4 dengan Al-Hajj 47 dan As-Sajdah 5 .

Menurut mereka, ayat-ayat ini bertentangan,
karena surat Al-Ma’arij 4 menyatakan satu hari Tuhan sama dengan 50.000 tahun,
sedangkan surat Al-Hajj 47 dan As-Sajdah 5 menyatakan bahwa satu hari Tuhan sama dengan 1.000 tahun.

Bila berhasil membuktikan adanya kontradiksi ayat dalam Al-Qur’an, maka otomatis orang tersebut  berhasil menggugurkan otentisitas atau kebenaran Al-Qur’an sebagai wahyu Allah SWT, sekaligus menafikan bukti kebenaran alquran ini.

Karena salah satu bukti Al-Qur’an Kalamullah adalah suci dari berbagai kontradiktif, sebagaimana firman-Nya:

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an? Kalau sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya” (Qs. An-Nisa’ 82).

Benarkah ayat-ayat Al-Qur’an tersebut kontradiktif ?

Sebelum menjawabnya, mari kita baca ayat yang dimaksud:

 QS.22- Al Hajj:47 

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu (Qs Al-Hajj 47).
 QS.32-As Sajdah:5 

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu(Qs As-Sajdah 5)
.

 QS.70-Al Ma’arij:4 

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun” (Qs Al-Ma’arij 4)
.

Bagi para penginjil, bilangan ayat-ayat tersebut bertentangan karena mata mereka hanya terfokus pada angka 50.000 dan 1.000.

Anggapan kontradiktif terhadap ayat-ayat Al-Qur’an ini nampak karena mereka membaca ayat secara tidak konsisten.  Padahal bila dibaca secara cermat, ayat-ayat tersebut sama sekali tidak kontradiktif. 

Selanjutnya ..

Mari kita perhatikan baik-baik dengan teliti!

Surat Al-Hajj 47 menyatakan relativitas waktu Bahwa lamanya waktu sehari di sisi Allah jika disamakan dengan lamanya waktu di dunia menurut perhitungan manusia adalah 1.000 tahun.

Perkataan seribu tahun dalam bahasa Arab tidak selamanya berarti 1000 dalam arti sebenarnya, tetapi kadang-kadang digunakan untuk menerangkan banyaknya sesuatu jumlah atau lamanya waktu yang diperlukan.

Surat As Sajdah ayat 5 menerangkan bahwa relativitas waktu dapat ditinjau dari sisi kecepatan betapa cepatnya Allah mengatur urusan dari langit ke bumi.

Sedangkan surat Al-Ma’arij 4 menerangkan bahwa relativitas juga dapat ditinjau dari jarak tempuh.

Para malaikat dan Jibril naik (ta’ruju) menghadap Allah memakan waktu yang sangat singkat (satu hari), tetapi jika dilakukan manusia, bukan sekedar dihitung, akan memakan waktu 50.000 ribu tahun.

Lalu …

Perhatikan ayat ini baik-baik dan bandingkan dengan dua ayat lainnya tersebut.

Dalam ayat ini tidak disebutkan “50.000 tahun menurut perhitunganmu”. Apa artinya?

1, Satu hari yang dimaksud adalah satu hari disisi Allah. Jadi para malaikat dan Jibril menghadap Allah dalam satu hari hitungan Allah.

2Hal ini menunjukkan bahwa Arasy Allah itu sangat jauh (tinggi), tidak akan dapat dicapai oleh hamba-hamba-Nya yang manapun kecuali yang dikehendaki-Nya.

Jadi

Ketiga ayat ini sama sekali tidak bertentangan karena sama-sama berbicara tentang relativitas waktu dengan dua perspektif yang berbeda.

Hanya orang yang tak punya akal sehat saja yang menganggap dua ayat Al-Qur’an tersebut kontradiktif! Justru Ayat-ayat tersebut mengandung makna-makna ilmiah tentang relatifitas waktu. Hal ini menjadi bukti kebenaran alquran lainya.

Kekeliruan bukan pada Al-Qur’an, tapi pada mata pikiran sesat dalam memandang Al-Qur’an secara tidak fair, sehingga mengakibatkan salah paham dan bahkan tersesat dari kebenaran.

Begitu pula hanya dengan ilmu pengetahuan, Karena penjelasan penjelasan dalam alquran ternyata juga memuat konten-konten ilmu bilogi, geografi, fisika, botani dll

Jika kita perhatikan karya-karya ilmuwan Muslim berabad-abad yang lalu, kita akan dapatkan banyak kutipan sebagai landasan teori atau gagasan ke ilmuan mereka.

Ketika ilmuan muslim membuat penelitian tentang asal mula kejadian manusia, maka kita dapatkan ayat ayat alquran tentang itu.

Sahabat sahabat belajaralquran.id, mudah mudahan dengan tulisan ini semakin meyakinkan kita akan bukti kebenaran alquran, bukti dari kekauasaan Allah, Kebenaran Alquran, Kebenaran Rosul Muhammad. Semoga bisa memberi semangat kepada kita semua untuk senantiasa belajar alquran dan Semoga Allah meberikan hidayah pada kita semua.

Baca juga artikel menarik lainya di sini

Kalau anrtikel ini bermanfaat … bantu share ya ..

Belajar Alquran | Rubaiyat | Metode Rubaiyat | Tajwid | Mengaji |

Saling Berbagi dalam kebaikan

Silahkan Komentar Disini

Bantu Sharing Ya ...

Semoga Berkah dan Jadi Pahala
close-link