Doa Untuk Orangtua Lengkap Arab Latin Dan Artinya

Posted on

Konten diperbaharui pada October 14, 2020 oleh Belajar Mengaji

Doa untuk orangtua ada beberapa macam, termasuk doa untuk orangtua yang terdapat dalam alquran.Doa adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT, hanya orang yang sombonglah yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT.

Dapatkan beragam bacaan doa untuk ayah dan ibu, termasuk juga doa bagi ayah dan ibu yang sudah meninggal beserta artinya.

doa untuk orang tua dan artinya

Doa tanda Berbakti Kepada Orangtua

Mendoakan orangtua adalah tanda bakti kepa orangtua dan berbakti kepada orangtua adalah salah satu dari perintah-perintah Allah. Ibu yang telah melahirkan, kemudian bersama ayah merawat hingga dewasa tentunya harus kita hormati, mentaati perintahnya selama tidak bertentangan dengan perintah Allah SWT. Dan tentunya juga mendoakan kebaikan untuk mereka.

Dari sahabat Nabi ‘Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu.

Beliau mengatakan,

سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ » .قَالَ ثُمَّ أَىّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قَالَ حَدَّثَنِى بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِى

Aku bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wa jalla?’

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya’.

Lalu aku bertanya, ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Kemudian berbakti kepada kedua orangtua.’

Lalu aku mengatakan, ‘Kemudian apa lagi?’ Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Berjihad di jalan Allah’.

Lalu Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan hal-hal tadi kepadaku. Seandainya aku bertanya lagi, pasti beliau akan menambahkan (jawabannya).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang berpergian (Safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.

(HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orangtua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.

Doa untuk orang Tua Pertama

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا

Wahai Tuhanku. ampunilah aku, ibu Bapaku, dan orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” (QS. Nuh: 28)

Doa untuk orang tua Kedua

Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro, waliljamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati Al ahyaa’i minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur roohimiin, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil adhiimi.

Artinya : 

“Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum Muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan.

Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Doa Untuk OrangTua Ketiga

doa untuk orng tua Arab, latin dan artinya

Baca

Doa untuk Orangtua Keempat

Doa orang tua berikut ini diambil dari Alquran, yaitu surat Ibrahim ayat 41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Robbanagh-fir lii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina yauma yaquumul hisaab.

Wahai Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim: 41)

Doa untuk orangtua yang sudah meninggal

Salah satu kebaikan yang dapat diberikan kepada orang tua yang sudah meninggal adalah dengan memperbanyak doa untuk mereka. Ingatlah bahwa Allah mencintai orang yang sholeh, dan akan mengabulkan permintaan dari hamba-hambanya yang sholeh.

Berikut adalah doa untuk orangtua yang sudah meninggal, tulisan arab, latin dan artinya.

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya :

wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dam muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.

Kalau yang sudah meninggal adalah ibu (perempuan), maka lafadz ‘HU’ diganti menjadi ‘HA’ (Allahummagh fir Laha). Dan jika keduanya sudah meninggal, maka lafadz ‘HU’ diganti menjadi ‘HUMA’ (Allahummagh fi La Humm)

Mohon Berikan Penilaian

0 / 5 5
Gravatar Image
Assalamualaikum, Berusaha untuk istiqomah Belajar Alquran dan Mengajarkan Alquran, Penulis, Berusaha melakukan terbaik. Distributor Metode Rubaiyat Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *