Apakah Bumi Datar atau Bulat Dalam Alquran

Posted on

Sekarang ini berkembang pendapat bahwa bumi itu datar, bahkan beragumentasi dengan menggunakan ayat-ayat alquran. Sehiingga banyak pertanyaan tentang konsep bumi datar ini. Lalu bagaimanakah pendapat ijma ulama tentang bentuk bumi ini?

 

Pertanyaan

Firman Allah yang berbunyi:
( والأرض بعد ذلك دحاها )
“Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya”. (QS. An Nazi’at: 30)
( والأرض مددناها )
“ Dan Kami telah menghamparkan bumi …”. (QS. Al Hijr: 19)
( نأتي الأرض ننقصها من أطرافها )
“Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? …”. (QS. Ar Ra’du: 41)
Apa yang dimaksud dari tepi-tepi bumi ?
Beberapa ayat di atas menunjukkan bahwa bumi adalah datar terhampar, apakah ayat-ayat tersebut bertentangan dengan ayat-ayat yang menunjukkan bahwa bumi adalah bulat?

Jawaban

Pertama:

P ara ulama telah melakukan ijmak (konsensus) bahwa bumi adalah bulat, pendapat tersebut berdasarkan al Qur’an, sebagaimana firman Allah:

يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ

“Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam”. (QS. Az Zumar: 5)

Hanya saja seakan tampak datar dan terhampar; karena bentuknya sangat besar, bentuk bulatnya tidak tampak melalui jarak dekat, sehingga terlihat datar, namun secara umum bumi adalah bulat.

Ulama Lajnah Daimah pernah ditanya: “Apakah bumi itu bulat atau datar?”

Mereka menjawab: “Bumi secara keseluruhan adalah bulat, namun datar ketika dilihat sebagian”. (Fatawa Lajnah Daimah: 26/414)

Ibnu Utsaimin –rahimahullah- berkata: “Jika ada seseorang yang berkata: Sesungguhnya Allah –subhanahu wa ta’ala- telah mengabarkan bahwa bumi adalah datar (terhampar) dalam firman-Nya:

وإلى الأرض كيف سطحت (سورة الغاشية

“Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?”. (QS. al Ghasyiyah: 20)

Kami menyaksikan bahwa bumi adalah bulat, bagaimana mungkin berita dari Allah bertentangan dengan realita ?!.

Maka jawabannya adalah:

Bahwa ayat tersebut tidak bertentangan dengan realita, namun pemahamannya yang salah karena ketidaktahuannya atau tidak mau belajar. Sebenarnya bumi itu bulat dan datar, yaitu: bulat seperti bola tetapi karena bentuknya besar maka tidak nampak bulatnya, disinilah letak kesalahfahamannya, hingga menyangka bahwa bumi telah terhampar datar bertentangan dengan kenyataan bahwa sebenarnya adalah bulat”.

(Majmu Fatawa wa Rasail Utsaimin: 8/644)

Kedua:

Allah –Ta’ala- berfirman:

أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا وَاللَّهُ يَحْكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ وَهُوَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya”. (QS. ar Ra’du: 41)

Allah –Ta’ala- juga berfirman:

أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ (سورة الأنبياء

“Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?”. (QS. Al Anbiya’: 44)

Para ulama berbeda pendapat dalam mentafsiri berkurang luasnya bumi dari segala penjuru yang disebutkan dalam ayat di atas dengan beberapa penafsiran.

Demikianlah jawaban tentang bentuk bumi, apakah benbentuk datar atau bulan menurutijma ulama seperti yang telah disebutkan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Gravatar Image
Assalamualaikum, Ayah 5 anak, Belajar Alquran dan Mengajarkan Alquran, Penulis, Berusaha melakukan terbaik. Distributor Metode Rubaiyat